« Home | Singapura, Sebuah Negara Magnet » | A Memorable Experience » | Why Did I Come to Singapore » | I Love My Country » | Why Did I Come to Singapore » | Why Did I Come to Singapore » | Amazing Experience » | Cita-citaku Bila Kembali ke Indonesia » | Why Did I Come to Singapore » | Pengalamanku dan Cita-citaku Bila Kembali ke Indon... »

Rumah Banglo

Sudah seminggu majikanku pindah ke sebuah rumah banglo barunya dikawasan Bukit Timah. Kawasan ini terkenal kawasan yang paling mewah serta mahal di Singapura.

Mungkin majikanku kini bertambah senang hatinya karena dari kondonya yang serba sempit, kini menghuni rumah yang lebih luas bahkan sangat luas menurutku.

Pindah kerumah banglo bukannya malah menyenagkan aku, akan tetapi malah menyusahkan aku. Lihat saja! pekerjaanku kini berlipat ganda. Dulu aku hanya mengurus dua toilet, tetapi kini
lima toilet sekaligus ditambah sebuah kolam renang.Toilet-toilet ini kucuci semua seminggu
dua kali, belum lagi dengan pekerjaan rutinku seperti memasak, mengepel, menyeterika dan juga menjaga Ibu Mister Low yang lanjut usia, tapi aku bersyukur karena ibunya tidak begitu cerewet dan mudah untuk kujaga.

Kemarin aku mengadu kepada majikanku, Mister Low bahwa ' aku tidak tahan dengan pekerjaanku yang beratambah banyak dan jika tidak keberatan aku memohonnya untuk
mencarikan seorang teman PLRT agar tugasku bertambah ringan, akhirnya Tuan Low bersetuju dan Hari Minggu depan PLRT baru itu akan datang'.

Hari yang kunanti-nantikan telahpun datang. Aku dan Madam Loh yang berkerusi roda berada di ruang tamu menunggu kedatangan PLRT barunya yang sedang dijemput Mister Low dari Agensy. Tak lama kemudian Mercedez warna perak melaung-langkan suaranya seolah
memanggilku untuk membukakan pintu pagar.Dan aku segera lari kearah pagar besi depan,
kutinggalakn madam Loh sendirian.

Ternyata Mister Low mengambil PLRT dari Sri Lanka untuk menolong tugasku dan aku diserahi tugas untuk mengajari PLRT baru itu sambil memberi arahan akan tugas-tugasnya .

Awalnya memang ada kendala, sama sepertiku waktu pertama kali bekerja di sini terutama kendala soal bahasa, namun lama-lama hal ini bisa diatasi Karena bahasa, pernah dia salah faham dengan tugas yang dijalankan dan karena kegigihanku untuk mengajarinya akhirnya dia faham dengan Bahasa Inggris.

Kini aku lebih senang bekerja dirumah banglow, selain punya teman baru yang seperti saudara sendiri, Mister Low juga menaikan gajiku.


Salam
Muzali

alhamdulillaaah.. seneng deh kalau baca yang baik2... mbak muzali ini pinter nulis ya :D

Post a Comment

About

Endang, Lia, Hany, dan Nita adalah pengajar kelas bahasa Inggris untuk para Penata Laksana Rumah Tangga yang diadakan sebulan 2 kali setiap hari Minggu I dan III di KBRI Singapura.

Blog ini menampung tulisan yang dikirim ke para pengajar lewat surat kertas yang ditulis tangan maupun surat listrik, serta kegiatan peserta kelas tersebut.

Mereka, para penulis tersebut adalah perempuan Indonesia yang bekerja di Singapura. Tulisan mereka yang dimuat di sini, tidak mengalami penyuntingan. Salah ketik atau salah eja adalah disengaja sesuai dengan yang tertulis di surat mereka.

Chatz

Website Hit Counter
===========