« Home | Kabar Terbaru » | MY MOST BELOVED INDONESIA » | Cita-citaku Bila Kembali ke Indonesia » | Aku dan Dua Orang Temanku » | Rumah Banglo » | Singapura, Sebuah Negara Magnet » | A Memorable Experience » | Why Did I Come to Singapore » | I Love My Country » | Why Did I Come to Singapore »

"The Petals' Story"

Rose petals falling on the ground
Drapped in dirt, only to be stepped
upon
Now what can they rely on
When beauty has faded almost gone

Rain can no longer give them life
But helping the ground swallows
deeper inside
Burying what's left in hope and belief
And their pieces of
will to live

Whom can be blamed, really?
Wind, rain or even the
tree?
Too much of a burden it's to carry
Living in the world of cruelty

The Most Compassionate is The Maker
Sending Angels as appointed
caretakers
Saving the grace from falling further
Of the beauty to last
forever.


By : Siti Muyasaroh

bagus banget *spechless*

you go girl. show the world that we Indonesian are not stupid.

love it!

Eh.... kenyataannya PLRT dari Indonesia juga pada pinter-pinter nih, sama seperti PLRT dari Philipina itu. So lain kali kalau aku mau menilai mereka, pikir-pikir dulu ah, sebelum salah memberi penilaian.

Love the poem! Bagus banget :)

bravo! bagus banget rime nya, isinya.... Englishnya... dia sangat berbakat

mba...hany....ntar kasih tau yak ....yang mana sih namanya mba muzali dkk yg nulis semoa nya ni..jadi penasaran, bagus2 coy....salut

Somehow, it's difficult for me to believe that this poem was written by an Indonesian house-maid. This is too good to be true. It's very beautiful, even if written by a student. I'm really proud of you, Maya. Keep on writing. Allah bless you.

Post a Comment

About

Endang, Lia, Hany, dan Nita adalah pengajar kelas bahasa Inggris untuk para Penata Laksana Rumah Tangga yang diadakan sebulan 2 kali setiap hari Minggu I dan III di KBRI Singapura.

Blog ini menampung tulisan yang dikirim ke para pengajar lewat surat kertas yang ditulis tangan maupun surat listrik, serta kegiatan peserta kelas tersebut.

Mereka, para penulis tersebut adalah perempuan Indonesia yang bekerja di Singapura. Tulisan mereka yang dimuat di sini, tidak mengalami penyuntingan. Salah ketik atau salah eja adalah disengaja sesuai dengan yang tertulis di surat mereka.

Chatz

Website Hit Counter
===========